Langsung ke konten utama

Unggulan

Wujud Harap

Ternyata benar ya, apa yang kita jalani saat ini bisa jadi adalah bagian dari apa yang selama ini kita do'akan. Dulu semasa pendidikanku masih sebatas taman kanak-kanak aku gemar sekali bermain peran menjadi seorang guru. Ya... kamu gak salah dengar. Aku memang sudah memiliki cita-cita ini sejak kecil. Konsep guru di mataku sudah tertanam kuat bahkan sejak aku baru mengenal indahnya jungkat-jungkit.  Aku suka bicara sendiri dengan buku-buku milik ibuku semasa SMA sebagai bahan pegangan. Ceritanya lagi ngajarin murid-murid, padahal mah lagi ngomong sama angin. Selayaknya anak TK pada umumnya aku jelas tidak mengerti isi buku yang sebagian besar dipenuhi gambar anatomi tumbuhan itu. Dan aku juga tidak bisa mengingat apa yang saat itu aku terangkan kepada angin di hadapanku, tapi satu hal yang pasti ingatanku dan ingatan orang-orang terdekat masih sangat lekat dengan peristiwa itu. Bahkan ketika pada akhirnya aku diterima di salah satu sekolah untuk berbagi ilmu, aku melihat mbah putr...

Untuk perasaan merah jambu yang dieja Cinta.

Untuk perasaan merah jambu yang dieja Cinta.

.

.

Bila perasaan yang tumbuh adalah cinta, bukankah seharusnya yang kurasa bahagia? 

Bila perasaan yang hadir adalah saling, bukankah seharusnya tak ada duka?

Ya Allah, aku cemburu ........ 

Aku cemburu kepada seorang hamba yang tak bisa mengendalikan hatinya 

Aku cemburu pada seorang hamba yang menjanjikan sebuah jalan menuju syurga 

Aku cemburu.... aku cemburu pada dia yang jelas-jelas tak pantas kugantungkan harap. Karena nyatanya hatinya ada pada genggaman-Mu 

Perasaannya ada pada genggaman-Mu 

Tangan dan pikirannya ada pada genggaman-Mu 

Dan ketika Engkau memutuskan untuk membolak balik hatinya atas perasaannya kepadaku, dia tak punya kuasa selain menjadikanku bagian dari masa lalunya.

.

.

Ya Allah 

Aku hanyalah seorang hamba yang penuh hampa 

Aku hanyalah seorang hamba yang tak dapat berbuat sesuatu tanpa pertolongan-Mu 

Aku hanyalah seorang insan yang tak tau diri 

Benar-benar tak tahu diri karena mengabaikan-Mu dan justru sibuk pada hal-hal duniawi

Ketika aku sudah tau bahwa satu-satunya yang berhak kujadikan sandaran cinta dengan segenap-genapnya hati hanyalah Engkau,, aku justru jadi insan paling tuli dan buta demi mengejar cinta seorang hamba 

Aku justru jadi manusia paling angkuh karena membutakan hati dari firman-firman-Mu yang jelas-jelas tertulis di dalam kitab yang selalu kubuka dan kubaca 

Aku membuat setan tertawa lantang lantaran semua larangan yang selalu kudengar dan bahkan kukoar-koarkan dihadapan mereka yang berpaling dari-Mu, kini justru aku yang sengaja memalingkan wajahku demi mempertahankan seseorang yang kujadikan sandaran hati 

Ya Allah 

Duka dan rasa sakit yang detik ini aku rasakan adalah bukti begitu besar kasih dan sayang-Mu 

Maaf jika membuat-Mu cemburu lantaran aku menggantungkan harap pada insan yang ditangan-Mu lah hati serta jiwanya digenggam 

Terima kasih karena telah menyayangiku dan selalu menyayangiku 

Aku percaya bahwa, satu-satunya yang menggagam hatiku hanyalah Engkau, Tuhan dari segala cinta yang dirasakan seorang insan.

Ku kembalikan perasanku ini kepada-Mu, Al-Wadud. Supaya ketika manusia lain berusaha mendekatinya, yang muncul bukan lagi hati yang tersayat, tapi keikhlasan atas nama-Mu 

.

.

Sajadah, 19 Juli 2021 

Komentar

Postingan Populer